Universitas Gadjah Mada Universitas Gadjah Mada
Sekolah Vokasi
Public Speaking
  • Beranda
  • 2019
  • page. 2
Arsip:

2019

Tips Public Speaking

Video Tuesday, 10 September 2019

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=zP_0_Xc-oH4[/embedyt]

Alumni Elektronika dan Instrumentasi

Topaz Filardi Grasinaz

inspiring public speakers Tuesday, 10 September 2019

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=Bw4ZpGHCc2Y[/embedyt]

Alumni Elektronika dan Instrumentasi

Maharani Ayu Putri

inspiring public speakers Tuesday, 10 September 2019

Alumni Bahasa Korea

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=ct5pkyhN_WI[/embedyt]

The Seven Communication Series: Clarity

articles Thursday, 5 September 2019

Clarity bermakna kejelasan. Maksudnya, komunikator harus menyampaikan pesannya secara jelas sehingga tercapailah tujuan komunikasi dengan sampainya pesan kepada komunikan. Tanpa kejelasan pesan komunikator tentu komunikan akan kesulitan menangkap dengan baik dan gagallah proses komunikasi dalam public speaking.

Kejelasan pesan ini memenuhi setidaknya tiga hal: pertama, kejelasan bahasa; kedua, kejelasan istilah; dan ketiga, kejelasan nada dan intonasi.

Kejelasan bahasa maksudnya adalah pesan yang disampaikan oleh komunikator harus menggunakan bahasa yang bisa dipahami oleh komunikan. Jika menggunakan bahasa asing ataupun daerah misalnya, komunikan harus dipastikan juga mampu menggunakan bahasa yang sama. Bahasa asing dan daerah yang terkadang diucapkan komunikator secara sepotong-potong, jika tidak diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia misalnya terkadang menghadirkan terputusnya pesan kepada komunikan. read more

The Seven Communication Series: Content

articles Wednesday, 4 September 2019

Content atau konten dalam komunikasi bermakna maksud atau isi pesan. Artinya, komunikator dapat menyampaikan pesan kepada komunikan dalam hal ini komunikan dapat memahami maksud komunikator sehingga komunikator merasa puas karena pesannya tersampaikan dengan baik kepada komunikannya. Dalam komunikasi konten menjadi bagian paling penting karena hakikatnya konten inilah inti dari proses komunikasi. Bisa jadi komunikator menyampaikan kepada komunikan sebuah pesan dengan berbagai metode, namun esensi yang paling penting adalah sampainya pesan tersebut kepada komunikan. read more

The Seven Communication Series: Context

articles Wednesday, 4 September 2019

Context atau konteks, bermakna pertalian. Maksudnya komunikasi dapat terjadi kalau situasi dan kondisi setempat tidak ada gangguan antara komunikator dengan komunikan serta sarana atau media komunikasi saling berkaitan. Tempat yang kondusif untuk komunikasi menjadi kunci penting terjalinnya komunikasi efektif dalam public speaking. Tanpa tempat yang kondusif, komunikator akan kesulitan menyampaikan pesannya dengan baik kepada komunikan, pun sebaliknya komunikan juga akan kesulitan menangkap pesan komunikator kepadanya. read more

The Seven Communication Series: Credibility

articles Wednesday, 4 September 2019

Credibility atau dalam Bahasa Indonesia dialihbahasakan dengan kredibilitas bermakna keterpercayaan. Dalam public speaking, keterpercayaan menjadi salah satu kunci penting yang harus dimiliki oleh komunikator. Keterpecayaan ini hadir seiring hadirnya kepercayaan dalam diri komunikan saat bertemu dan mendengarkan komunikator menyampaikan pembicaraannya baik dalam wujud orasi, ceramah, kuliah, khutbah dan sebagainya. Bertemunya kredibilitas komunikator dan kepercayaan komunikan akan menghasilkan komunikasi yang efektif karena adanya rasa saling percaya. read more

I Made Andi Arsana, S.T., M.E., Ph.D.

inspiring public speakers Wednesday, 4 September 2019

Kepala Subdirektorat Kerja Sama Internasional UGM

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=9p8UvgHtQh0[/embedyt]

Dr. Iva Ariani, S.S., M.Hum.,

inspiring public speakers Wednesday, 4 September 2019

Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=D_i25PJZJa0[/embedyt]

Komunikasi Efektif: Menjadi Komunikator yang Baik

articles Tuesday, 3 September 2019

Nabilla Kusuma Vardhani

Komunikasi telah terlalu sering menjadi ‘tersangka’ dalam terganggunya proses pengiriman pesan dari pengirim (komunikator) ke penerima (komunikan). Minggu lalu kita telah membahas sebuah situasi di mana komunikator mungkin saja adalah ‘tersangka’nya. Kali ini, kita akan mengulas bagaimana cara menjadi komunikator yang baik agar tercipta komunikasi yang efektif.

Sesekali cobalah bertanya pada lawan bicara kita, apakah kita telah berbicara cukup jelas. Apakah kita telah mengucapkan “Aku gak suka” dengan jelas, atau jangan-jangan terdengar seperti mengucapkan “Auga suka”? Bayangkan apabila kita mendapatkan kesempatan untuk mengungkapkan apa yang kita inginkan dan pesan tersebut tidak tersampaikan dengan baik karena artikulasi kita yang kurang baik, maka meruginya kita. Mari kita praktekkan. Coba kita rekam suara kita membacakan sebuah cerita atau pidato. Sudah jelas kah? Cara ini adalah cari paling mudah untuk mengukur sendiri kejelasan artikulasi kita. Apabila belum terlalu jelas, cobalah untuk memainkan kecepatan berbicara dan nada suara. read more

123
Universitas Gadjah Mada

Alamat Instansi
Nomor Telepon Instansi
Email Instansi

© Universitas Gadjah Mada

KEBIJAKAN PRIVASI/PRIVACY POLICY